Selasa, 25 Juli 2017

CARA MEMBERIKAN LAYANAN TERBAIK

CARA MEMBERIKAN PELAYAN TERBAIK UNTUK PELANGGAN
Bagaimana Anda melayani pelanggan? Dengan mendengarkan mereka? Dengan memberikan janji kepada mereka? Atau dengan selalu memanjakan mereka? Tidak ada yang salah dari cara itu. Karena pelanggan memang menjadi suatu kebutuhan dan keharusan yang dimiliki sebuah bisnis. Oleh karena itu setiap perusahaan harus tahu bagaimana mereka melayani dan membuat pelanggan mereka senang berbisnis dengannya. Dan apa saja caranya? berikut ini beberapa diantaranya:

1. Benar – benar mendengarkan mereka

Seorang pelanggan yang datang pada bisnis Anda tentu menginginkan sebuah solusi dari masalah yang mereka miliki. Ketika mereka bercerita dan mengeluhkan sebuah masalah maka tugas Anda adalah mendengarkan mereka dengan baik dan memperhatikan setiap detail kebutuhan mereka. Jangan pernah sekalipun menyela ucapan mereka. Dengarkan dan perhatikan saja apa yang mereka ingin sampaikan. Setelah Anda mendengarkan dengan baik, Anda bisa dengan mudah menawarkan solusi kepada mereka.

2. Jangan mengabaikan mereka

Pelanggan hanya ingin dilayani dengan cepat, bahkan jika jawaban Anda tidak dapat dikirimkan segera, mereka masih tetap ingin mendapatkan jawaban yang mereka inginkan. Jangan pernah mengabaikan setiap pertanyaan pelanggan. Dan jangan sampai Anda mengingkari setiap janji yang Anda buat kepada mereka. Buatlah janji yang mudah untuk Anda penuhi.

3. Mengakomodasi kebutuhan pelanggan

Anda pasti sadar bahwa melayani pelanggan bukanlah hal yang mudah. Mendengarkan setiap permintaan dan kebutuhan mereka tentu tidaklah mudah. Anda juga tidak bisa memastikan bahwa segala kebutuhan pelanggan dapat Anda penuhi dengan cepat. Tapi ini bukan berarti Anda tidak mau mendengarkan atau bahkan mengabaikan permintaan pelanggan. Anda bisa mengakomodasi setiap permintaan pelanggan. Meskipun banyak dan tidak mungkin, pelanggan akan tetap menjadi brand ambassador potensial bagi bisnis Anda.

4. Membangun kepercayaan

Banyak cara yang dapat Anda lakukan dalam upaya membangun kepercayaan bagi pelanggan Anda. Anda memang harus terus memberikan pelayanan terbaik mulai dari mendengar hingga memenuhi janji kepada pelanggan Anda. Ketika Anda mampu memberikan apa yang pelanggan inginkan dan terus memberikan pelayanan terbaik, secara otomatis pelanggan akan mempercayai apa yang Anda tawarkan.

5. Hidupkan nilai perusahaan

Untuk memastikan bahwa sebuah perusahaan akan bertahan lama di pasaran, mereka harus bisa menghidupkan nilai perusahaan. Salah satu caranya yaitu melalui pelayanan kepada pelanggan. Anda dapat menunjukkan apa dan bagaimana bisnis Anda melalui tata cara dan teknik Anda dalam melayani pelanggan dan memenuhi kebutuhan mereka. Setiap karyawan yang dimiliki harus tahu cara ini, karena tidak menutup kemungkinan mereka akan bertemu dengan salah satu pelanggan Anda di luar sana.

ENGLISH

Contoh paragraf deskriptif
Contoh Descriptive Text Tentang Teman ( About Friend )
  His name is kevin anggara, kevin anggara is my classmate, he has tall body, he is 170 cm, he has straight black hair, he has oval face, he has small eyes, he has sharp nose, he has thick lips, he dark brown skin, he has thin body, he always wears black shirt, he is kind, he is smart, he is helpful, he is generous, and he is dilligent

SAHAM

1.Pengertian saham
Saham adalah surat berharga yang merupakan tanda kepemilikan seseorang atau badan terhadap suatu perusahaan. Pengertian saham ini artinya adalah surat berharga yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT) atau yang biasa disebut emiten

Lembaga-lembaga pedukung saham
a. Perusahaan efek
b. Lembaga keuangan
c. Konsultan hukum
d.  Akuntan publik
e. Notaris
f. Penilai

2. Obligasi adalah suatu istilah yang digunakan dalam dunia keuangan yang merupakan suatu pernyataan utang dari penerbit obligasi kepada pemegang obligasi beserta janji untuk membayar kembali pokok utang beserta kupon bunganya kelak pada saat tanggal jatuh tempo pembayaran

  


CONTOH CV

CV dalam bahasa Indonesia berarti daftar riwayat hidup, atau dalam versi singkatnya biasa disebut resume. Sesuai dengan namanya, maka CV berupa isian data diri yang berkaitan dengan hal yang penting dan patut diketahui oleh orang yang dituju. CV yang dikirim ke sebuah institusi atau perusahaan guna melamar kerja akan dinilai menurut isinya. Tapi, sebagian orang hanya terfokus pada isi CV yang formal tanpa mempertimbangkan daya tarik dari CV yang dibuat

Contoh CV

Contoh Curriculum Vitae (Daftar Riwayat Hidup) 1

Maulana Malik Ibrahim

  • Nama: Maulana Malik Ibrahim
  • Tempat/tanggal lahir: Palembang, 23 Agustus 1975
  • Jenis kelamin: Pria
  • Status: Menikah
  • Agama: Islam
  • Kewarganegaraan: Indonesia
  • Tinggi: 172 cm
  • Berat: 69 kg
  • Alamat: Jl. Teuku Umar No. 24, Palembang
Ringkasan Tujuan Karier
Untuk mengembangkan karier di bidang jurnalistik & broadcasting di mana saya bisa memanfaatkan keahlian saya seperti menulis siaran pers, berhubungan dengan orang lain, menulis artikel, dan sebagainya dengan maksimal untuk keberhasilan perusahaan.
Kemampuan
Menulis siaran pers, berhubungan dengan orang lain, menulis artikel, etika jurnalistik, menulis di media cetak, grammar yang baik, kerja tim, kepemimpinan/leadership, problem solving, Microsoft Office, berkomitmen, sopan dan bersemangat.
Pengalaman Kerja
Web Developer, Jude Kekar June 2012 – May 2013
Riwayat Pendidikan
Universitas Indonesia, Sarjana (S1) – Komunikasi, Mei 2000-2004
Kemampuan Berbahasa
Bahasa Inggris. Tertulis: cukup. Lisan: cukup


















 

PENGERTIAN BANK

1. Pengertian Bank
Bank (pengucapan bahasa Indonesia: [bang]) adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote. Kata bank berasal dari bahasa Italia banca berarti tempat penukaran uang



Peran Bank Indonesia Dalam Perbankan Indonesia :
1. Bank Indonesia memiliki tugas untuk menjaga stabilitas moneter antara lain melalui instrumen suku bunga dalam operasi pasar terbuka. Bank Indonesia dituntut untuk mampu menetapkan kebijakan moneter secara tepat dan berimbang. Hal ini mengingat gangguan stabilitas moneter memiliki dampak langsung terhadap berbagai aspek ekonomi.
2. Bank Indonesia memiliki peran vital dalam menciptakan kinerja lembaga keuangan yang sehat, khususnya perbankan. Penciptaan kinerja lembaga perbankan seperti itu dilakukan melalui mekanisme pengawasan dan regulasi.
3. Bank Indonesia memiliki kewenangan untuk mengatur dan menjaga kelancaran system pembayaran. Bila terjadi gagal bayar (failure to settle) pada salah satu peserta dalam system sistem pembayaran, maka akan timbul risiko potensial yang cukup serius dan mengganggu kelancaran sistem pembayaran. Kegagalan tersebut dapat menimbulkan risiko yang bersifat menular (contagion risk) sehingga menimbulkan gangguan yang bersifat sistemik.
Bank Indonesia mengembangkan mekanisme dan pengaturan untuk mengurangi risiko dalam system pembayaran yang cenderung semakin meningkat. Antara lain dengan menerapkan system pembayaran yang bersifat real time atau dikenal dengan nama sistem RTGS (Real Time Gross Settlement) yang dapat lebih meningkatkan keamanan dan kecepatan sistem pembayaran.
4. Melalui fungsinya dalam riset dan pemantauan, Bank Indonesia dapat mengakses informasiinformasi yang dinilai mengancam stabilitas keuangan. Melalui pemantauan secara macroprudential, Bank Indonesia dapat memonitor kerentanan sektor keuangan dan mendeteksi potensi kejutan (potential shock) yang berdampak pada stabilitas sistem keuangan. Melalui riset, Bank Indonesia dapat mengembangkan instrumen dan indikator macroprudential untuk mendeteksi kerentanan sektor keuangan.
5. Bank Indonesia memiliki fungsi sebagai jaringan pengaman sistem keuangan melalui fungsi bank sentral sebagai lender of the last resort (LoLR). Fungsi LoLR merupakan peran tradisional Bank Indonesia sebagai bank sentral dalam mengelola krisis guna menghindari terjadinya ketidakstabilan sistem keuangan. Fungsi sebagai LoLR mencakup penyediaan likuiditas pada kondisi normal maupun krisis. Fungsi ini hanya diberikan kepada bank yang menghadapi masalah likuiditas dan berpotensi memicu terjadinya krisis yang bersifat sistemik. Pada kondisi normal, fungsi LoLR dapat diterapkan pada bank yang mengalami kesulitan likuiditas temporer namun masih memiliki kemampuan untuk membayar kembali.
Tugas Bank Indonesia Dalam Perbankan Indonesia :
Bank Indonesia memiliki lima peran utama dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Kelima peran utama yang mencakup kebijakan dan instrumen dalam menjaga stabilitas system keuangan itu adalah:
1. Menetapkan dan Melaksanakan Kebijakan Moneter
Menetapkan sasaran-sasaran moneter dengan memerhatikan sasaran laju inflasi yang ditetapkannya. Serta Melakukan pengendalian moneter dengan menggunakan cara-cara yang termasuk tetapi tidak terbatas pada :
o Operasi pasar terbuka
o Penempatan tingkat diskonto
o Penetapan cadangan wajib minimum
o Peraturan kredit atau pembiayaan
o Kebijakan nilai tukar
o Kewenangan dalam mengelola devisa
o Penyelenggaraan survey yang erkaitan denagn keuangan
2. Mengatur dan Menjaga Kelancaran Sistem pembayaran.
Dalam tugas mengatur dan memjaga kelancaran sistem pembayaran Bank Indonesia Berwenang :
– Melaksanakan dan memberikan persetujuan dan izin atau menyelenggarakan jasa system pembayaran untuk menyampaikan laporan kegitan serta menetapkan penggunaan alat pembayaran.
– Mengatur sistem kliring antar bank baik dalam mata uang rupiah maupun asing, maksudnya BI berwenang mengatur sistem kliring antar bank dalam mata uang rupiah dan valuta asing yang meliputi sistim keliring domestik dan lintas Negara ( pasal 16).
– Menyelenggarakan penyelesaian akhir transaksi pembayaran antar bank.mengeluarkan dan mengendorkan uang, sesuai dengan amanat UUD 1945. BI merupakan satu-satunya lembaga yang berwenang untuk mengeluarkan dan mengatur peredaran uang rupiah (pasal 20) termasuk dalam wewenang ini mencabut, menarik serta memusnakan dan menetapkan macam-macam, harga ciri uang yang akan dikeluarkan, bahan yang digunakan dan penentuan tanggal mulai berlakunya sebagai alat pembayaran yang sah (pasal 19).
3.Mengatur dan Mengawasi Bank
Pengaturan dan pengawasan Bank merupakan salah satu tugas BI sebagai mana ditentukan dalam pasal 8 UU BI.
– Memberikan dan mencabut izin atas kelembagaan dan kegiatan usaha tertentu bank.
– Melaksanakan pengawasan Bank, serta mengenakan sanksi terhadap bank (pasal 24).
– Menetapkan ketentuan-ketentuan perbankan yang memuat perinsip kehati-hatian (pasal 25).
– Pemeriksaan terhadap bank dilakukan secara berkala maupun setiap waktu apa bila diperlukan dan dapat dilakukan terhadap perusahaan induk,perusahaan anak,pihak terkait dan pihak terafilasi dari bank apa bila diperlukan.Bank dan pihak lain tersebut wajib meberikan kepada pemeriksa :
1. keterangan dan data yang diminta.
2. kesempatan untuk melihat semua pembukuaan,dokumen,dan saran fisik yang terkait dengan kegiatan usaha.
• Bank Indonesia dapat melakukan pengalihan pengawasan. Dalam UU BI ditetapkan bahwa tugas mengawasi bank akan dialihkan kepada lembaga pengawasan sector jasa keuangan independen yang yang dibentuk berdasarkan selambat-lambatnya 31 desember 2002 ( pasal 34 )tugas yang dialihkan pada lembaga ini tidak dapat termasuk tugas pengaturan bank serta tugas yang berkaitan dengan perizinana.
• Mengambil tindakan terhadap suatu bank sebagaimana diatur dalam UU tentang perbankan yang berlaku apa bila menurut penilaian BI dapat membahayakan kelangsungan usaha bank yang bersangkutan dan atau mebahayakan perekonomian nasional.
Fungsi Bank Indonesia Dalam Perbankan Indonesia :
1. Untuk menjaga stabilitas moneter antara lain melalui instrumen suku bunga dalam operasi pasar terbuka. Bank Indonesia dituntut untuk mampu menetapkan kebijakan moneter secara tepat dan berimbang. Hal ini mengingat gangguan stabilitas moneter memiliki dampak langsung terhadap berbagai aspek ekonomi. Kebijakan moneter melalui penerapan suku bunga yang terlalu ketat, akan cenderung bersifat mematikan kegiatan ekonomi.
2. Bank Indonesia memiliki peran vital dalam menciptakan kinerja lembaga keuangan yang sehat, khususnya perbankan. Penciptaan kinerja lembaga perbankan seperti itu dilakukan melalui mekanisme pengawasan dan regulasi. Seperti halnya di negara-negara lain, sektor perbankan memiliki pangsa yang dominan dalam sistem keuangan.
3. Bank Indonesia memiliki kewenangan untuk mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran. Bila terjadi gagal bayar (failure to settle) pada salah satu peserta dalam sistem sistem pembayaran, maka akan timbul risiko potensial yang cukup serius dan mengganggu kelancaran sistem pembayaran. Kegagalan tersebut dapat menimbulkan risiko yang bersifat menular (contagion risk) sehingga menimbulkan gangguan yang bersifat sistemik.
4. Bank Indonesia dapat mengakses informasi-informasi yang dinilai mengancam stabilitas keuangan. Melalui pemantauan secaramacroprudential, Bank Indonesia dapat memonitor kerentanan sektor keuangan dan mendeteksi potensi kejutan (potential shock) yang berdampak pada stabilitas sistem keuangan. Melalui riset, Bank Indonesia dapat mengembangkan instrumen dan indikator macroprudential untuk mendeteksi kerentanan sektor keuangan.
5. Bank Indonesia memiliki fungsi sebagai jaring pengaman sistim keuangan melalui fungsi bank sentral sebagai lender of the last resort (LoLR). Fungsi LoLR merupakan peran tradisional Bank Indonesia sebagai bank sentral dalam mengelola krisis guna menghindari terjadinya ketidakstabilan sistem keuangan. Fungsi sebagai LoLR mencakup penyediaan likuiditas pada kondisi normal maupun krisis. Fungsi ini hanya diberikan kepada bank yang menghadapi masalah likuiditas dan berpotensi memicu terjadinya krisis yang bersifat sistemik.

Pengertian psikology industry

pengertian psikologi
Psikologi adalah sebuah bidang ilmu pengetahuan dan ilmu terapan yang mempelajari mengenai perilaku dan fungsi mental manusia secara ilmiah. Para praktisi dalam bidang psikologi disebut para psikolog

pengertian Psikologi industry
Psikologi industri adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia di tempat kerja. Ilmu ini berfokus pada pengambilan keputusan kelompok, semangat kerja karyawan, motivasi kerja, produktivitas, stres kerja, seleksi pegawai, strategi pemasaran, rancangan alat kerja, dan berbagai masalah lainnya
 

Manajemen practice

1. Greeting atau salam

Salam adalah merupakan tata cara bersahabat yang paling mendasar sebagai kata sambutan kepada tamu yang data dan menginap, saat tamu mulai memasuki gerbang hotel kita diharapkan para staff mengucapkan salam sebagai sambutan hangat bagi para tamu. 
Salam dilakukan disertai dengan senyum kepada tamu sehingga memberikan kesan sambutan hangat seolah-olah kedatangannya sangat ditunggu-tunggu oleh para penghuni rumah. 
2. Memperkenalkan diri kepada tamu

Saat kita melakukan salam tidak serta merta kita berhenti disitu saja, akan tetapi langkah lanjutan adalah anda harus datang menghampiri tamu tersebut dan memperkenalkan diri anda, seperti kata pepatah "tak kenal maka tak sayang" 
Perkenalan harus dilakukan dengan penuh rasa hormat dan menjaga etika antara kita dan tamu itu sendiri, untuk menghindari sesuatu yang tidak diharapkan. 
3. Membawa barang bawaan tamu 
Setelah memperkenalkan diri anda diharapkan membawa barang bawaan tamu yang dalam hal ini merupakan tugas seorang porter dalam melayani dan membawa barang bawaan tamu tersebut
4. Mengantar tamu ke Lobby
Dalam anda melakukan sambutan kepada tamu anda harus melanjutkan proses registrasi di bagian front office, maka kita selaku bagian depan dari departemen perhotelan diharuskan untuk mengantarkan tamu hingga mencapai lobi sebagai tempat terhenti pekerjaan sambutan awal tamu menginap.
5. Melanjutkan Registrasi ke Bagian Front Oficce 

Terakhir adalah melanjutkan registrasi, proses pendaftaran tamu bahwa dia telah melakukan booking terlebih dahulu ataupun belum adalah tugas bagian front desk untuk mengklarifikasi booking dari tamu. jadi dalam tata sambutan serta salam akan berakhir di bagian front desk departement sebagai bagian terdepan dalam perusahaan perhotelan.